KaTeX: Plugin WordPress untuk Menulis Rumus Matematika - Blog Anashir

Kamis, 31 Oktober 2019

KaTeX: Plugin WordPress untuk Menulis Rumus Matematika


Hai, sudah setahun lebih ya tidak menulis di blog ini. 😅 Nah, kali ini saya akan mereview sebuah plugin yang digunakan untuk menulis rumus matematika di blog (website). Blog/website yang dimaksud di sini harus memakai platform WordPress. Plugin tersebut bernama KaTeX yang dikembangkan oleh Thomas Churchman. Oh iya, sebelumnya saya sudah pernah membagikan artikel tentang "cara menulis rumus (equation) di blog" yang bisa digunakan untuk patform blog apa pun.

Pengertian LaTeX

Saya pertama kali membaca kata LaTeX saat saya masih kuliah. Saat itu saya baca di buku mata kuliah Kalkulus yang diajarkan pada tahun pertama. Waktu itu pernah berpikir apa itu LaTeX, tapi akhirnya tidak tertarik dengan LaTeX sama sekali. Sampai saya membuat blog tahun 2012, baru saya berpikir bagaimana cara menulis rumus di blog. Akhirnya saya browsing ke sana ke mari dan kemudian menemukan caranya, yaitu dengan LaTeX. Tapi, masih belum berminat mempelajarinya. Baru pada 2018 saat saya menulis tutorial menulis rumus itulah saya berminat mempelajarinya. Nah, apa itu LaTeX?

LaTeX adalah sistem penyusunan huruf dalam menyiapkan dokumen. Hampir mirip seperti Ms. Word, atau LibreOffice, atau aplikasi pengolah dokumen lainnya. Tetapi, yang membedakan adalah, LaTeX bukan sistem yang berupa WYSIWYG (what you see is what you get, apa yang Anda lihat adalah yang Anda dapatkan). Tetapi berupa teks mentahan, jadi kita tidak terlalu memikirkan tampilan teks tersebut. Lihat contoh berikut ini:

Cara menulis rumus matematika
Anashir
Oktober 2019

Hai semua!

Di dalam LaTeX, kita tidak perlu menentukan jenis font, huruf, tebal, miring, garis bawah, dan sebagainya. Kita hanya perlu menuliskan begini:

\documentclass{article}
\title{Cara menulis rumus matematika}
\author{Anashir}
\date{Oktober 2019}
\begin{document}
   \maketitle
   Hai semua!
\end{document}

Nah, memang sedikit susah dalam menulisnya, karena kita tidak langsung melihat hasilnya. Tapi, percayalah! Jika kita mau belajar, maka sedikit demi sedikit akan bisa. Saya pun masih belajar saat ini.

Plugin LaTeX di WordPress

Pada artikel sebelumnya, saya membagikan tutorial menulis rumus dengan cara mengupload gambar ke blog. Ternyata setelah saya praktekkan hal tersebut di Anashir Learning, sungguh sangat merepotkan. Apalagi untuk menulis rumus yang banyak. Kebetulan, saya memakai platform WordPress untuk website tersebut. Di WordPress, ada banyak sekali plugin yang bisa membantu menyesuaikan tampilan sesuai dengan yang kita mau.

Akhirnya saya mencari plugin LaTeX di WordPress. Ada banyak sekali plugin LaTeX yang membuat saya bingung. Di antaranya MathJax-LaTeX yang aktif digunakan oleh 7000 lebih pengguna, Simple MathJax yang digunakan oleh lebih dari 5000 pengguna, dan WP Quick LaTeX yang digunakan lebih dari 1000 pengguna. Saya pun mencobanya satu-persatu. Saat itu saya melihat jumlah pengguna yang aktif. Semakin banyak pengguna yang aktif, semakin bagus pluginnya, pikir saya waktu itu. Ternyata semua plugin tersebut sangat sulit dipakai. Apalagi bagi pemula dalam hal LaTeX seperti saya.

Akhirnya saya memutuskan untuk mecoba juga plugin yang jarang digunakan. Pilihan saya waktu itu langsung ke plugin KaTeX. Pada saat itu baru sekitar 500 pengguna yang aktif memakai plugin ini. Ternyata saya langsung cocok dengan plugin ini. Apalagi plugin ini sudah mendukung block editor (editor baru di WordPress, yang disebut juga sebagai editor Gutenberg).

KaTeX, Plugin WordPress yang Mudah Digunakan

Plugin KaTeX

KaTeX yang dibuat oleh Thomas Churchman, merupakan plugin LaTeX yang saya pilih untuk menampilkan rumus di website Anashir Learning. KaTeX mempunyai tampilan yang sangat sederhana. Dengan adanya dukungan CDN jsDeliver membuat pemuatan javascript KaTeX menjadi lebih cepat. Sehingga tidak memberatkan situs. Selain itu, yang membuat plugin tersebut sangat bagus menurut saya adalah dukungannya terhadap block editor. Satu hal yang membuat saya suka adalah adanya tampilan hasil fungsi yang dimasukkan di block editornya. Sehingga kita bisa melihat hasil yang akan ditampilkan di blog kita. Seperti pada gambar berikut:

Tampilan KaTeX di Block Editor
Gambar di atas merupakan tampilan plugin KaTeX du Block Editor WordPress. Bagian atas adalah fungsi-fungsi TeX dan bagian bawah adalah hasilnya yang akan terlihat di situs web.

Meski banyak kelebihannya, tetapi ada pula kekurangannya. Tidak semua fungsi LaTeX didukung pada plugin ini. Fungsi-fungsi yang didukung bisa dilihat di dokumentasi KaTeX.

Sekian review saya terhadap plugin KaTeX. Semoga bermanfaat. Terima kasih.