Inilah Urutan 10 Domain .ID Terpopuler Tahun 2018

Dot ID (.ID) adalah domain ccTLD (domain top-level kode negara) untuk negara Indonesia. Domain ini dikelola oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI). Untuk mendaftarkan domain ini diperlukan identitas Indonesia, baik itu KTP, SIM, atau paspor.


Pertumbuhan domain ini semakin meningkat, terutama setelah dirilisnya pendaftaran untuk top-level domain (TLD) yaitu .id pada tanggal 20 Januari 2014. Perlu diketahui, sebelumnya domain .ID hanya tersedia dalam bentuk SLD (second-level domain), misalnya .co.id, .ac.id, .web.id, dan sebagainya. Meskipun harganya terbilang mahal, TLD dari .id ternyata juga laris diburu. Saat awal peluncurannya, domain ini berharga Rp.500.000 per tahun dan belum dipotong PPN 10%. Namun, sejak awal tahun 2017 domain ini diberi diskon 50% menjadi Rp.250.000 per tahun. Namun hal ini masih terbilang mahal dibandingkan dengan domain SLD, yang harganya rata-rata kurang dari seratus ribu rupiah.

Sampai bulan April 2018, total domain yang terdaftar adalah 247.384 domain. Nah, berikut ini adalah urutan domain .ID baik itu TLD atau SLD.

  • .co.id (97.563 domain)

    Domain .co.id diperuntukkan untuk badan usaha atau organisasi bisnis yang berbadan hukum. Syarat pendaftaran domain ini adalah identitas diri KTP/Paspor dan harus memiliki surat-surat seperti SIUP/TDP/AKTA atau lainnya. Contohnya: pln.co.id.

  • .id (80.455 domain)

    Domain .id dirilis pada tahun 2014. Syarat pendaftaran domain ini sangat mudah, yaitu hanya menunjukkan identitas diri. Contohnya: ppwalisongo.id. 

  • .sch.id (19.225 domain)

    Domain .sch.id diperuntukkan untuk lembaga pendidikan dasar dan menengah seperti SD, SMP, dan SMA, termasuk pendidikan non-formal. Syarat pendaftaran domain ini adalah identitas diri dan surat keterangan kepala sekolah. Sedangkan untuk non-formal harus menyertakan SK pendirian lembaga dari kementerian atau SKPD terkait. Contohnya: latansa.sch.id

  • .web.id (18.960 domain)

    Domain .web.id tidak dikhususkan untuk organisasi atau perorangan. Syarat pendaftarannya cukup dengan menyertakan identitas diri seperti KTP/Paspor. Contohnya: padamu.web.id

  • .or.id (8.886 domain)

    Domain .or.id diperuntukkan bagi organisasi atau komunitas atau perkumpulan atau himpunan dan sejenisnya. Contohnya: remotivi.or.id

  • .desa.id (5.980 domain)

    Domain desa.id diperuntukkan bagi desa/kelurahan. Persyaratannya diatur dalam Peraturan Menteri yang membidangi Komunikasi dan Informatika. Domain ini hanya bisa didaftarkan melalui domain.go.id yang berada di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Contohnya: banjaran.desa.id

  • .my.id (5.164 domain)

    Sama seperti .web.id, domain .my.id juga tidak dikhususkan untuk organisasi/perorangan. Syarat pendaftarannya juga sama, yaitu cukup dengan menyertakan identitas diri seperti KTP/Paspor. contohnya: tunnel.my.id

  • .ac.id (4.472 domain)

    Domain .ac.id diperuntukkan bagi lembaga pendidikan tinggi dan juga lembaga lain yang memiliki izin penyelenggaraan pendidikan tinggi. Syarat pendaftarannya harus menyertakan identitas diri, SK pendirian, dan surat keterangan rektor atau pimpinan lembaga. Contohnya: its.ac.id

  • .go.id (3.916 domain)

    Domain .go.id diperuntukkan bagi institusi pemerintahan dan sejenisnya. Sama seperti domain desa.id, syarat pendaftaran domain ini juga diatur dalam Peraturan Menteri yang membidangi Komunikasi dan Informatika. Domain ini hanya bisa didaftarkan melalui domain.go.id yang berada di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Contohnya: dpr.go.id

  • .biz.id (1.784 domain)

    Domain .biz.id diperuntukkan bagi perorangan/organisasi bisnis tingkat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Syarat pendaftarannya hanya menggunakan identitas diri seperti KTP/Paspor. Contohnya: network.biz.id
Pada urutan kesebelas adalah .net.id dengan 425 domain karena memang domain ini dikhususkan untuk badan usaha/organisasi yang bergerak di bidang telekomunikasi.

Urutan kedua belas adalah .mil.id dengan 337 domain. Domain ini dikhususkan untuk instansi militer yang jumlahnya tidak banyak.

Sedangkan di urutan ketiga belas ada ponpes.id dengan 217 domain. Domain ini adalah domain yang paling sedikit jumlah peminatnya. Sebenarnya domain ini dikhususkan untuk pondok pesantren. Mungkin karena kurang disosialisasikan sehingga kurang peminat. Menurut saya pribadi domain ini terlalu panjang sehingga kurang menarik (kalau boleh usul diganti saja menjadi pp.id, hehehe....).

Itulah urutan domain .ID terpopuler tahun 2018. Semoga bermanfaat.

Sumber: Wikipedia dan PANDI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar