Selasa, 04 Maret 2014

Macam-Macam Kata Sandi di Kegiatan Kepramukaan (Bagian 2)

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel "Macam-Macam Kata Sandi di Kegiatan Kepramukaan (Bagian 1)"

  • Sandi Jam
Sandi jam dibuat dengan terlebih dahulu menentukan kunci pada jam. Misal pukul 07.00 dibuat sebagai huruf A dan huruf B ditulis pukul 07.05 dan seterusnya dengan selisih 5 menit maka tinggal digeser setiap huruf lima menit. Selisih dan awal penulisan juga dapat diubah. Contoh: ABDI ditulis 07.00 – 07.05 – 07.20 – 07.45.

  • Sandi Nomor
Sandi ini hampir sama dengan sandi abjad (sandi balik), namun penggantinya bukan sesama huruf namun berubah menjadi angka seperti berikut ini:


Setelah tersusun seperti itu, maka dapat dibuat menjadi misalnya: A = 1, P = 16, dan lain sebagainya.

Contoh:

PRAMUKA = 16-18-1-13-21-11-1

  • Sandi Huruf Berjasa
Sandi ini termasuk sandi yang mudah karena tidak ada perubahan pada huruf-hurufnya. Sandi ini dapat dibongkar apabila susunan huruf-hurufnya membentuk suatu bentuk huruf yang dimaksudkan oleh kunci. Misalnya Z, N, L, C, M, V, W, dan sebagainya. Misalnya sandi berjasa berbentuk Z berarti kuncinya disebut Z Berjasa.

Contoh: 
Kunci Z Berjasa
"TERUS PRALA SIADI AHIRI JALAN"

Cara membaca pesan tersebut pertama-tama bentuklah kalimat di atas menjadi berbentuk kotak. Kemudian bacalah dengan membentuk huruf Z seperti berikut ini:
Maka didapatkan sebuah kalimat "TERUSLAH JALAN".

  • Sandi Datar
Sandi datar dibuat dengan menghitung hurufnya terlebih dahulu kemudian dibagi menjadi beberapa bagian lalu diberi kata kuncinya. Misalnya kata kunci 8D, artinya 8 datar (8 huruf mendatar).

Contoh:
Kunci 8D
“GN RET DAGA GURU ENULTS SAN THAEPAN GEX”


Jika tidak ada kata kuncinya maka akan kesulitan untuk mengetahui arti kata tersebut. Namun di sini diberikan kunci 8D maka tinggal dibentuk seperti berikut (bacalah dari atas ke bawah unuk setiap baris):
Maka didapatkan kata "GALANG TERUS PERSATUAN DENGAN TEGUH". Huruf X hanya untuk melengkapi.

  • Sandi Kotak
A. Sandi Kotak I

Sandi ini terdiri dari palang-palang/kotak dan sudut-sudut dengan kunci sebagai berikut:
Untuk membedakan antara kedua huruf tiap kotak, maka huruf kedua diberi tanda titik. Berikut contoh huruf-hurufnya:


 
B. Sandi Kotak II

Sandi ini terdiri dari kotak-kotak saja tanpa sudut-sudut dengan kunci sebagai berikut:
Sama seperti sandi kotak I, untuk membedakan ketiga huruf tiap kotak maka diberi titik. Berikut contoh-contohnya:



B. Sandi Kotak III

Sandi ini adalah kombinasi dari sandi kotak I dan sandi kotak II dengan kunci sebagai berikut:
Cara penggunaannya sama dengan sandi kotak I dan sandi kotak II. Berikut contoh huruf-hurufnya:

Itulah beberapa sandi yang sering dipakai di Pramuka. Sebetulnya masih ada banyak sandi yang lainnya juga. Terima kasih.

Sumber: Buku “Boyman – Ragam Latih Pramuka”.

Silakan masuk terlebih dahulu ke akun Google Anda untuk berkomentar di blog ini. Komentar yang Anda masukkan akan dimoderasi terlebih dahulu. Komentar yang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan tidak akan disetujui.
EmoticonEmoticon