Mengenal Lisensi Creative Commons

Rabu, 04 April 2012

Lisensi Creative Commons adalah suatu lisensi hak cipta yang diterbitkan oleh Creative Commons, suatu perusahaan nirlaba Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 2001. Lisensi Creative Commons saat ini tersedia dalam 50 yurisdiksi yang berbeda di seluruh dunia.

Lisensi original bergantung pada versi dari setiap lisensi dan terdiri dari pilihan empat kondisi, yaitu:

Atribusi (A, “BY”)
Mengizinkan orang lain untuk menyalin, mendistribusikan, menampilkan, serta membuat karya turunan berdasarkan suatu karya hanya jika menyebutkan pembuat karya orisinal.
Nonkomersial (NK, “NC”)
Mengizinkan orang lain menyalin, mendistribusikan, menampilkan, serta membuat karya turunan berdasarkan suatu karya hanya untuk tujuan nonkomersial.
TanpaTurunan (TKT, “ND”)
Mengizinkan orang lain menyalin, mendistribusikan, dan menampilkan hanya salinan sama persis (verbatim) suatu karya, bukan karya turunan yang berdasarkan karya tersebut.
BerbagiSerupa (BS, “SA”)
Mengizinkan orang lain untuk mendistribusikan suatu karya turunan hanya di bawah suatu lisensi yang identik dengan lisensi yang diberikan pada karya aslinya.
Berikut ini adalah enam sub lisensi dari Creative Commons yang merupakan kombinasi dari empat kondisi tersebut. Lisensi-lisensi ini sudah umum digunakan oleh para pencipta karya:

Atribusi (CC BY). Lisensi ini mengizinkan orang lain untuk mengumumkan, mengubah, menyesuaikan, dan mengadaptasi suatu karya, bahkan secara komersial, sepanjang orang tersebut menyebut pembuat karya orisinal. Ini adalah lisensi paling terbuka dan disarankan untuk penyebaran dan penggunaan bahan berlisensi secara maksimal

Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Lisensi ini mengizinkan orang lain untuk menggubah, menyesuaikan, dan mengadaptasi suatu karya, bahkan secara komersial, sepanjang orang tersebut menyebut pembuat karya orisinal dan melisensikan ciptaan baru mereka dengan persyaratan yang identik. Lisensi ini sering disamakan dengan lisensi “copyleft” perangkat lunak bebas dan sumber terbuka. Semua karya baru yang didasarkan atas karya yang memakai lisensi ini akan menggunakan lisensi yang sama sehingga semua turunan juga mengizinkan penggunaan komersial.

Atribusi-TanpaTurunan (CC BY-ND). Lisensi ini mengizinkan orang lain untuk memperbanyak, baik secara komersial maupun tidak, sepanjang karya tersebut tidak diubah dan utuh, dengan disertai pemberian atribusi (penyebutan) kepada pembuat karya orisinal.

Atribusi-NonKomersial (CC BY-NC). Lisensi ini mengizinkan orang lain untuk menggubah, menyesuaikan, dan mengadaptasi suatu karya secara nonkomersial. Walaupun ciptaan baru mereka juga harus menyebut pembuat karya orisinal dan nonkomersial, mereka tidak harus melisensikan ciptaan turunan mereka dengan persyaratan yang sama.

Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa (CC BY-NC-SA). Lisensi ini mengizinkan orang lain untuk menggubah, menyesuaikan, dan mengadaptasi suatu karya secara nonkomersial, sepanjang mereka menyebut pembuat karya orisinal dan melisensikan ciptaan baru mereka dengan persyaratan yang sama.

Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan (CC BY-NC-ND). Lisensi ini paling membatasi di antara enam lisensi utama, hanya mengizinkan orang lain untuk mengunduh suatu karya dan membagikannya dengan orang lain sepanjang menyebut pembuat karya orisinal, namun mereka tidak boleh mengubah ciptaan tersebut dengan cara apa pun dan juga tidak boleh menggunakan secara komersial.

Berikut ini adalah tabel yang menjelaskan dengan lebih mudah dari keenam lisensi di atas:
Beberapa situs yang memakai lisensi Creative Commons di antaranya adalah sebagai berikut:

Pada tahun 2009, Al Jazeera meluncurkan Creative Commons Repository – suatu bagian dari situs web mereka yang dibuat untuk mengunggah video dengan lisensi Creative Commons. Mereka menggunakan Lisensi Atribusi (CC BY) untuk situs ini. Kemudian mereka juga meluncurkan Al Jazeera Blog yang dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan (CC BY-NC-ND).
Situs berbagi foto milik yahoo!, Flickr, memberikan pilihan Lisensi Creative Commons kepada para fotografer di dunia yang mengunggah karya mereka ke Flickr. Di situs berbagi foto tersebut terdapat suatu halaman khusus yang memuat karya dengan Lisensi Creative Commons yaitu Portal Creative Commons dan juga terdapat fitur pencarian Lisensi Creative Commons.
Google telah menambahkan Lisensi Creative Commons di setiap layanan digital mereka. Pengaturan penelusuran lanjutan mereka memungkinkan pengguna untuk mengatur pencarian konten yang menggunakan Lisensi Creative Commons. Selain pencarian, produk-produk mereka yang lain pun juga sudah ditambahkan Lisensi Creative Commons. Seperti, Picasa, Google Knol, dan Google Code. Youtube, yang juga dimiliki oleh Google, memberikan pilihan Lisensi Atribusi (CC BY) kepada pengguna yang mengunggah video mereka.
Massachusetts Institut of Technology OpenCourseWare (MIT OCW) melisensikan karya mereka di bawah Lisensi Atribusi-NonKomersial-BerbagiSerupa (CC BY-NC-SA) sejak tahun 2004. Saat ini, MIT OCW memiliki lebih dari 1900 bidang studi yang tersedia secara daring (online). Bidang studi tersebut bebas dan terbuka untuk diadaptasi, diterjemahkan, atau didistribusikan oleh siapapun dan di manapun berada.
Public Library of Science (PLoS) adalah perpustakaan ilmiah terbuka yang ditujukan untuk menciptakan perpustakaan yang di dalamnya terdapat jurnal dan literatur ilmiah. Semua konten PLoS dilisensikan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi (CC BY).
Sebelum bermigrasi ke Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA), Wikipedia menggunakan Lisensi Dokumentasi Bebas GNU. Wikipedia bermigrasi ke CC BY-SA pada bulan Juni 2009 berdasarkan jajak pendapat dan pemungutan suara yang dilakukan oleh komunitas Wikipedia. Pemungutan suara menghasilkan 75% suara yang menyetujui migrasi dari GNU ke CC.

Itulah sekilas mengenai Lisensi Creative Commons. Situs ini menggunakan Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Bagi siapapun boleh menyalin, mendistribusikan, menampilkan, serta membuat karya turunan dari karya di situs ini asalkan menyebutkan sumbernya di karya turunan tersebut.

Sumber: Creative Commons dan Wikipedia.


 

Tulisan Terbaru